Wednesday 22 October 2025 - 19:13
Ulama Pakistan: Bangsa-Bangsa Merdeka di Dunia Telah Menyadari Kebohongan dan Tipu Daya Amerika serta Israel

Hawzah/ Hujjatul Islam Maqsud Ali Dumki dalam pernyataannya menyatakan: darah suci para syuhada perlawanan telah membuka tabir wajah penipu Amerika dan Israel serta menampakkan kebenaran penderitaan bangsa-bangsa tertindas ke hadapan nurani dunia.

Menurut laporan unit terjemahan Berita Hawzah, Hujjatul Islam Maqsud Ali Dumki, anggota senior Majelis Persatuan Muslim Pakistan, dalam pertemuan tahunan Organisasi Mahasiswa Imamiyah Pakistan di kota Nawabshah, provinsi Sindh, mengacu pada perkembangan terbaru di kawasan dan kelanjutan perlawanan bangsa Palestina, mengatakan: hari ini bangsa-bangsa merdeka di dunia dengan jelas memahami kedzaliman dan kejujuran poros perlawanan, dan wajah asli Amerika serta rezim Zionis beserta tipuan, kepalsuan, dan kekejaman mereka telah terbuka bagi semua.

Ulama Pakistan itu menambahkan, dengan menekankan peran darah para syuhada dalam membangunkan kesadaran bangsa-bangsa: darah suci para syuhada di garis perlawanan telah menjadikan persoalan Palestina sebagai masalah terbesar dan isu global. Para syuhada yang tertindas dari Lebanon, Yaman, Iran, Gaza, dan Palestina dengan pengorbanan nyawa mereka telah menjadi saksi terang atas kebenaran dan kejujuran jalur perlawanan serta membuka tabir kemunafikan, penipuan, dan kejahatan rezim Zionis dan pendukung Baratnya di hadapan dunia.

Mengacu pada perkembangan di medan perang Gaza, ia menegaskan: rezim Zionis sejatinya telah kalah dalam pertempuran ini, sementara para mujahid gagah Palestina dan pejuang poros perlawanan berdiri dengan kemenangan. Akhirnya, Israel akan terpaksa mundur dari wilayah-wilayah pendudukan Palestina dan mengakhiri pendudukan karena yang benar akan tetap tegak dan kebatilan pasti lenyap.

Ia mengkritik beberapa aliran yang mendukung rekonsiliasi dan oportunis di dunia Islam, serta menegaskan: mereka yang mengkhianati cita-cita Palestina dan para syuhada Gaza dengan berdiri di pihak Amerika dan Israel adalah pengkhianat terhadap umat Islam, dan saatnya untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka telah tiba.

Hujjatul Islam Maqsud Ali Dumki menambahkan: para munafik yang, dengan menyamar di bawah label Islam, memilih Yahudi dan Nasrani sebagai pelindung dan pemimpin mereka, telah berpaling dari ajaran-ajaran jelas Al-Qur’an dan melangkah ke jalan kebatilan.

Di akhir pidatonya, ia mengajak kepada persatuan umat Islam dan berkata: kini saatnya umat Islam yang agung, dengan mengandalkan kesadaran Qurani, persatuan, dan tekad teguh perlawanan, bangkit bersatu untuk membebaskan kiblat pertama umat Islam, al-Quds al-Sharif, dan dengan solidaritas serta keteguhan bersama menghapuskan tirani dan pendudukan dari tanah-tanah Islam.

Tags

Your Comment

You are replying to: .
captcha